Seluruh wartawan Media Indonesia Times namanya masuk di Box redaksi Klik Disini Untuk Indormasi dan Hak Jawab Klik Ini.
Accept
Media Indonesia TimesMedia Indonesia TimesMedia Indonesia Times
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Politik
  • Peristiwa
  • Opini
Search
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Semangat Gotong Royong dan Kreativitas Jadi Nafas Pembangunan di Ujung Selatan Blambangan
Share
Sign In
Notification Show More
Media Indonesia TimesMedia Indonesia Times
  • Home
  • Polri
  • TNI
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Olah Raga
  • Politik
  • Peristiwa
  • Opini
Search
  • Home
  • Polri
  • TNI
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Olah Raga
  • Umum
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Media Indonesia Times
Media Indonesia Times > Blog > Pemerintahan > Semangat Gotong Royong dan Kreativitas Jadi Nafas Pembangunan di Ujung Selatan Blambangan
PemerintahanUmum

Semangat Gotong Royong dan Kreativitas Jadi Nafas Pembangunan di Ujung Selatan Blambangan

Idham Holid
Uploader Idham Holid
Share
3 Min Read

BANYUWANGI –Media Indonesia Times| Pagi yang cerah di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Rabu (23/7/2025), menjadi saksi peristiwa penting bagi warga Banyuwangi selatan. Di lapangan desa yang sederhana itu, berkumpul ratusan pasang mata menyaksikan pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 oleh Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani. Namun suasana hangat yang tercipta bukan semata seremoni. Ia adalah pertemuan antara negara dan rakyatnya dalam semangat gotong royong yang nyata.

Dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, TMMD 125 menjelma menjadi lebih dari sekadar proyek pembangunan fisik. Ia menjadi panggung harapan, ruang partisipasi, dan bukti bahwa desa bukan tempat tertinggal, melainkan titik tolak kemajuan.

Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Tr.Han., memaparkan bahwa TMMD kali ini menyasar tiga desa: Kesilir, Seneporejo, dan Siliragung, dengan kegiatan fisik berupa pembangunan jembatan, rabat beton 62 meter, irigasi, sumur bor, MCK, serta renovasi rumah tidak layak huni (RUTILAHU). Tak kalah penting adalah kegiatan non-fisik seperti penyuluhan bela negara, pengelolaan sampah, edukasi pertanian, serta pelayanan administrasi kependudukan.

“Kami tidak hanya datang membawa semen dan alat berat, tapi juga membawa semangat, nilai kebangsaan, dan kasih sayang bagi masyarakat desa,” ujar Dandim.

Program TMMD ke-125 digerakkan oleh kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, pelajar, tokoh agama, hingga ormas, dengan total anggaran ±1,97 miliar rupiah dari APBD Banyuwangi.

Kehangatan TMMD tak hanya terasa dari deru pembangunan, tetapi juga dari kegiatan lomba kreatifitas yang melibatkan pelajar, ibu-ibu PKK, dan pemuda desa. Ada yel-yel kebangsaan, lomba mewarnai, pemanfaatan sampah, hingga pentas budaya lokal. Semua tumpah ruah di satu tempat, menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga kebudayaan dan karakter.

Berita Lainnya :  Semarak Lomba 17 Agustus di Kodim 0825/Banyuwangi Meriahkan HUT RI Ke - 80

“Anak saya senang sekali ikut lomba mewarnai TNI. Dia jadi tahu bahwa tentara itu juga dekat dan baik hati,” kata Bu Sari, warga Seneporejo sambil tersenyum.

Salah satu penerima program RUTILAHU, Pak Marzuki, tak kuasa menahan haru saat rumahnya mulai direnovasi.

“Saya tidak menyangka rumah saya bisa dibantu seperti ini. Terima kasih kepada TNI dan semuanya. Sekarang saya bisa tidur lebih tenang bersama keluarga,” ungkapnya.

Bupati Ipuk pun menegaskan bahwa TMMD adalah bentuk hadirnya negara secara nyata di tengah rakyat.

“Yang dibangun bukan hanya jalan atau rumah, tapi juga semangat, rasa percaya, dan kebanggaan menjadi bagian dari Indonesia,” tegasnya.

Usai upacara, seluruh rombongan meninjau lokasi pembangunan. Mereka tidak hanya melihat beton atau saluran irigasi, tetapi melihat masa depan. Karena TMMD hadir bukan sebagai kegiatan seremonial tahunan, tapi sebagai cermin komitmen kebangsaan yang membumi.

“Di tempat terpencil inilah kami menemukan Indonesia yang sesungguhnya. Yang bergotong royong, yang saling bantu, dan yang bangga membangun bersama,” tutup Letkol Joko Sukoyo.

Sumber: Redaksi MIT.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Berita Sebelumnya TMMD 125 Kodim 0825/Banyuwangi Resmi Dibuka, Bukti Nyata TNI Membangun Desa
Berita Baru Update Dandim 0825/Banyuwangi Hadiri Talk Show “Banyuwangi Berseri dalam Semangat Literasi
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Yang Mungkin Anda Cari :

Umum

Pelatih Asal Banyuwangi Pimpin Timnas Kabaddi Putri Indonesia di Thailand 2025

12/12/2025
Umum

Masjid Pemuda Indonesia dan PASMANBAYA Resmi Bersinergi: Dari Surabaya Mengalir Bantuan Terpadu untuk Sumatera dan Aceh

12/12/2025
Pemerintahan

Menteri Koperasi dan Bupati Ipuk Teken MoU Percepatan Pengembangan Koperasi Merah Putih

12/12/2025
Pemerintahan

Periset dan Pengelola Geopark Indonesia Kumpul di Banyuwangi Perkuat Pengembangan Geopark Ijen

12/12/2025
Show More
Media Indonesia TimesMedia Indonesia Times
Follow US
© 2022 PT. Media Blambangan News | Media Indonesia Times
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?