Bitung – Media Indonesia Times | Kejuaraan Nasional Anggar antar pelajar yang digelar oleh IKASI Sulawesi Utara sejak tanggal 3 hingga 5 Agustus 2025 telah usai dengan lancar dan sukses
Beberapa catatan Atlet Jawa Timur yang berprestasi dilaga Kejurnas antar pelajar ini telah memposisikan Jawa Timur juara pada urutan ketiga dari 12 Provinsi di Indonesia yang mengikuti kejuaraan tersebut.
Berikut Nama-nama Atlet Jawa Timur yang memperoleh medali emas pada Kejurnas Antar Pelajar di Sulawesi Utara: Artheta Daffa Almer Raziq (Surabaya), Zhafirah Alesha Putri Antabie (Sidoarjo), Jesyca Emilia (SMANOR).
Sedangkan untuk medali perunggu: Shifa Amalia (Malang), Alvandy Aulia Ibrahim (Sidoarjo), Alice Evangeline Adriyanto (SMANOR), Lintang Kirana Putri Ardyan (Sidoarjo).
Atres, Wakil ketua IKASI Jawa Timur, menuturkan dengan penuh semangat bahwa para atlet anggar Jatim pada Kejurnas Antar Pelajar di Bitung Sulawesi Utara ini telah memberikan performa yang luar biasa. Ia menyatakan, “Meskipun target kita adalah 12 medali, kita harus mengakui bahwa tim tuan rumah memiliki persiapan yang lebih matang dan lebih siap secara keseluruhan.” Momen ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota tim, yang menunjukkan mereka perlu tetap mengedepankan disiplin dan pelatihan yang lebih intensif.
Atres juga mencatat bahwa beberapa atlet kita mengalami sedikit gangguan kesehatan saat bertanding, yang mempengaruhi stamina dan mental mereka.
“Kami tidak bisa menampik kenangan berharga dalam kejuaraan ini. Setiap medali yang diraih adalah buah dari kerja keras dan dedikasi,” lanjutnya.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, tim Jawa Timur tetap memegang kepala tinggi dan bangga telah bersaing di tingkat nasional.
“Kami, bersama Pak Suparlan tim pelatih, juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua atlet dan orangtua atlet yang telah mengorbankan segala sesuatu demi prestasi ini. Semangat juang dan dukungan dari mereka adalah pendorong terbesar bagi kami semua, tanpa mereka, kami tidak akan bisa berkompetisi dengan semangat yang tinggi untuk menjunjung nama harum Provinsi Jawa Timur di kancah Nasional,” ujarnya, harap Atres, seraya tersenyum penuh harapan terhadap masa depan atlet-atlet muda Jawa Timur.
Dalam kejuaraan ini, para atlet dari berbagai daerah berkumpul tidak hanya untuk bersaing, tetapi juga untuk berbagi pengalaman dan membangun persahabatan di antara mereka.
Bitung, dengan keindahan alam dan hangatnya sambutan masyarakat lokal, menjadi latar yang sempurna untuk menyelenggarakan event olahraga nasional ini. Banyak tim yang datang membawa berbagai harapan dan cita-cita, dan tidak sedikit pula yang saling bertukar strategi dan teknik bertanding selama momen berharga tersebut.
Uniquely, kejuaraan ini juga menjadi ajang untuk menonjolkan bakat-bakat baru. Artheta Daffa Almer Raziq salah satu atlet yang dinyatakan sukses meraih medali emas, bercerita tentang perjalanan hidupnya. Ia tidak hanya berlatih dengan rajin, tetapi juga belajar dari pengalaman tersebut, menemukan kekuatan mental dan fisik yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dalam menghadapi lawan-lawannya yang tangguh.
Bagi Artheta, medali itu bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi sebuah simbol perjuangan dan dedikasi yang tiada henti.
Kisah hebat lainnya datang dari Zhafirah Alesha Putri Antabie, yang meskipun tidak terbebani oleh ekspektasi, menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menajamkan keterampilannya.
“Setiap kali saya melangkah ke lapangan, saya merasa diselimuti semangat dari teman-teman dan pelatih yang selalu memberikan dukungan. Medali ini adalah untuk kita semua,” katanya, penuh haru.
Sementara Suparlan ketua Pelatih IKASI Jawa Timur turut apresiasi kepada orangtua atlet dan semua atlet yang telah berperan aktif ikut Kejurnas Antar Pelajar ini, dengan setiap pelajaran yang diambil dan setiap selangkah yang dijalani, kejuaraan ini menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi di masa depan.
Event ini tidak hanya membangun karakter, tetapi juga meneguhkan tekad mereka untuk menjadi yang terbaik, baik dalam olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami akan kembali dengan lebih kuat dan siap, menargetkan lebih dari yang kami capai kali ini,” ungkap Suparlan dengan semangat yang menyala. (Bagas)