Seluruh wartawan Media Indonesia Times namanya masuk di Box redaksi Klik Disini Untuk Indormasi dan Hak Jawab Klik Ini.
Accept
Media Indonesia TimesMedia Indonesia TimesMedia Indonesia Times
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Politik
  • Peristiwa
  • Opini
Search
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Doa Bersama Untuk Affan Kurniawan di Taman Apsari: Menguatkan Kebersamaan Surabaya
Share
Sign In
Notification Show More
Media Indonesia TimesMedia Indonesia Times
  • Home
  • Polri
  • TNI
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Olah Raga
  • Politik
  • Peristiwa
  • Opini
Search
  • Home
  • Polri
  • TNI
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Olah Raga
  • Umum
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Media Indonesia Times
Media Indonesia Times > Blog > Umum > Doa Bersama Untuk Affan Kurniawan di Taman Apsari: Menguatkan Kebersamaan Surabaya
Umum

Doa Bersama Untuk Affan Kurniawan di Taman Apsari: Menguatkan Kebersamaan Surabaya

Idham Holid
Uploader Idham Holid
Share
3 Min Read

Surabaya – Media Indonesia Times | Rasa kehilangan yang mendalam menyelimuti keluarga, sahabat, dan masyarakat luas atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas dalam demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8). Affan meninggal setelah terlindas kendaraan taktis milik Brimob di tengah situasi kericuhan.

Sebagai wujud solidaritas dan empati, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menginisiasi doa bersama pada Minggu (31/8) pukul 05.00 WIB di Taman Apsari, Surabaya. Acara ini terbuka untuk umum, mengundang siapa saja yang ingin mendoakan almarhum sekaligus merenungkan arti kehilangan.

Doa bersama ini bukan hanya untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menenangkan diri, menjaga hati tetap jernih, dan merawat suasana kota tetap kondusif,” kata Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, Jumat (29/8).

Heru tak mampu menyembunyikan keprihatinannya. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan belasungkawa. “Saya atas nama pribadi mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini,” ujarnya.

MAKI Jatim menekankan bahwa doa bersama ini bukanlah aksi politik, melainkan bentuk penghormatan terakhir bagi seorang warga biasa yang kehilangan nyawa dalam situasi yang semestinya bisa dihindari. Heru mengibaratkan doa sebagai cahaya kecil yang bisa hadir di tengah gelapnya duka.

“Di tengah gelapnya duka, kami hadir dengan doa. Kami tundukkan kepala, mengadah tangan, memohon kepada Tuhan Yang Maha Pengasih agar setiap air mata yang jatuh, setiap jeritan yang terabaikan, dan setiap jiwa yang terzalimi diberi kekuatan, serta tempat yang mulia di sisi-Nya,” tutur Heru.

Taman Apsari dipilih sebagai lokasi doa karena menjadi ruang publik yang kerap digunakan warga untuk berekspresi sekaligus menenangkan diri. MAKI berharap doa bersama ini bisa menjadi perekat kebersamaan di tengah suasana kebatinan yang rapuh pasca insiden 28 Agustus.

Berita Lainnya :  Jembatan Cita-Cita Masyarakat Siliragung Tercapai Berkat TMMD 125 Secara Produktif

“Surabaya adalah rumah bersama. Jangan sampai duka ini menimbulkan perpecahan. Justru dengan doa bersama, kita ingin menguatkan solidaritas antarwarga,” imbuh Heru.

Kegiatan tersebut rencananya akan diisi dengan doa lintas agama. Beberapa tokoh masyarakat dan komunitas sipil dikabarkan turut hadir.

Affan Kurniawan dikenal sebagai sosok yang bersahaja. Sehari-hari ia menggantungkan hidup dari pekerjaannya sebagai pengemudi ojek online. Kepergiannya menimbulkan luka mendalam, terlebih bagi keluarga kecil yang ditinggalkan.

Kematian Affan juga menambah daftar panjang korban sipil dalam demonstrasi yang berakhir ricuh. Banyak kalangan menilai, insiden itu harus menjadi bahan evaluasi serius agar aparat lebih humanis dalam menghadapi aksi massa.

Melalui doa bersama di Surabaya, MAKI Jatim berharap duka yang ditinggalkan Affan bisa menjadi momentum refleksi bersama. “Kami ingin agar ke depan, tidak ada lagi nyawa yang terenggut sia-sia. Affan sudah pergi, tapi suaranya tetap hidup dalam doa dan solidaritas kita,” kata Heru menutup pernyataannya. (Bagas)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Berita Sebelumnya Nobar Film Panggil Aku Ayah Ramai Diikuti Kader KB se-Kota Malang
Berita Baru Update Lapas Banyuwangi Bagikan 50 Paket Makanan Bagi Masyarakat Sekitar
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Yang Mungkin Anda Cari :

Umum

Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri CFD Ahmad Yani, Dampingi Wakil Bupati dalam Pengundian Pemenang Pajak Daerah Tahap II

15/12/2025
Umum

Tahap II Sipundiwangi, Warga Tamanbaru Banyuwangi Menangkan Undian Motor

15/12/2025
Umum

Jelang Nataru Polres Jember Gelar Razia Tempat Hiburan Malam

15/12/2025
Umum

Inilah Sosok Guru SLB Kalipuro yang Mengharumkan Banyuwangi di Level Nasional

14/12/2025
Show More
Media Indonesia TimesMedia Indonesia Times
Follow US
© 2022 PT. Media Blambangan News | Media Indonesia Times
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?