Seluruh wartawan Media Indonesia Times namanya masuk di Box redaksi Klik Disini Untuk Indormasi dan Hak Jawab Klik Ini.
Accept
Media Indonesia TimesMedia Indonesia TimesMedia Indonesia Times
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Politik
  • Peristiwa
  • Opini
Search
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Bupati Ipuk Fiestiandani Pilih Gudang Sampah Jadi Lokasi Pelantikan Sekda, Ini Alasannya
Share
Sign In
Notification Show More
Media Indonesia TimesMedia Indonesia Times
  • Home
  • Polri
  • TNI
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Olah Raga
  • Politik
  • Peristiwa
  • Opini
Search
  • Home
  • Polri
  • TNI
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Olah Raga
  • Umum
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Media Indonesia Times
Media Indonesia Times > Blog > Pemerintahan > Bupati Ipuk Fiestiandani Pilih Gudang Sampah Jadi Lokasi Pelantikan Sekda, Ini Alasannya
Pemerintahan

Bupati Ipuk Fiestiandani Pilih Gudang Sampah Jadi Lokasi Pelantikan Sekda, Ini Alasannya

Idham Holid
Uploader Idham Holid
Share
4 Min Read

Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Guntur Priambodo, di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Balak, Kecamatan Songgon, Senin (22/9/2025). Pelantikan ini unik karena untuk pertama kalinya pejabat dilantik di lokasi pengolahan sampah.

Menurut Ipuk, pemilihan TPS3R sebagai lokasi pelantikan bukan sekadar simbolis, tetapi membawa pesan moral penting bagi jajaran birokrasi.

Dia menekankan pejabat harus siap turun ke lapangan, menyelesaikan masalah secara konkret, mengecek pelaksanaan dan program, sekaligus belanja masalah, serta melayani masyarakat dengan rendah hati.

“Tugas pemerintah daerah itu tidak hanya merancang kebijakan, tetapi juga harus mampu menyelesaikan permasalahan bukan menjauhinya. Turun langsung ke lapangan,” ujar Ipuk.

Ipuk menyebut TPS3R Balak sebagai representasi perubahan pola penanganan sampah, dari sekadar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menuju sistem pengolahan sirkular yang lebih ramah lingkungan.

Bupati lulusan Magister Kebijakan Publik Universitas Airlangga itu mengingatkan, isu sampah sudah menjadi persoalan global, sehingga perlu kesadaran kolektif untuk mengurangi sekaligus mengolah sampah dengan bijak.

“Pelantikan di TPS3R adalah simbol perubahan dan komitmen bersama, sampah adalah masalah yang harus kita kelola dengan serius,” jelas Ipuk.

Ipuk mengatakan Sekda memegang peran penting sebagai pengendali birokrasi, penghubung visi kepala daerah, dan eksekutor program kerja.

Ipuk menjabarkan program-program Banyuwangi antara lain menurunkan angka kemiskinan, menghadirkan inovasi yang berdampak nyata pada masyrakat, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kepada Sekda, saya titip amanah untuk membangun birokrasi yang melayani, bukan dilayani,” tegas Ipuk.

Guntur Priambodo menyatakan kesiapannya untuk mendukung visi-misi Bupati Banyuwangi. Dia berjanji untuk aktif turun ke lapangan sesuai arahan.

“Tugas utama Sekda adalah menghubungkan, mengkoordinasikan, dan mengarahkan program kerja di setiap OPD. Saya siap menjalankan amanah ini,” kata Guntur.

Berita Lainnya :  Jam Komandan, Wujudkan Babinsa Produktif, Inspiratif, Kreatif, Inovatif dan Koramil Terbaik: Kodim 0825/Banyuwangi Berikan Apresiasi

Guntur sendiri adalah salah satu ASN berpengalaman di Lingkungan Pemkab Banyuwangi. Sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Plh Sekda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas PU Pengairan Pengairan, dan sejumlah jabatan lainnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, menjelaskan bahwa proses pengangkatan Sekda telah melalui tahapan sesuai peraturan perundangan, yakni PP 11 Tahun 2017 yang diperbarui dengan PP 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS.

Seluruh proses pelaksanaan seleksi di bawah pengawasan Deputi Pengawasan dan Pengendalian Badan Kepegawaian Negara.

Seleksi terbuka jabatan Sekda telah diumumkan melalui laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), di Karir ASN bkn.go.id. Pemkab juga telah menyosialisasikan ke BKPP di lingkungan Pemprov Jatim.

“Mulai dari dibukanya seleksi terbuka selama 15 hari kalender, dan perpanjangan seleksi terbuka sebanyak 15 hari kalender tidak ada PNS yang mendaftar,” kata Ilzam.

Karena itu, Kementerian PAN-RB memberikan pertimbangan agar pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme mutasi dan rotasi dengan uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Hasil uji kompetensi mendapat rekomendasi Kepala BKN, yang kemudian disetujui oleh Gubernur Jawa Timur melalui surat tertanggal 22 September 2025. Atas dasar itu, Bupati Ipuk akhirnya menetapkan dan melantik Guntur Priambodo sebagai Sekda Banyuwangi. (Redaksi MIT).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Berita Sebelumnya Gerakan Pangan Murah di Surabaya Dukung Stabilitas Pangan Nasional dan Keterjangkauan Harga
Berita Baru Update Korem 081/DSJ Bersihkan Sungai Maling dan Bantu Warga Sekitar
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Yang Mungkin Anda Cari :

Pemerintahan

Festival Kita Bisa Banyuwangi Dorong Kepercayaan Diri dan Kreativitas Anak Disabilitas

13/12/2025
Pemerintahan

Bertemu Direksi InJourney, Bupati Ipuk Perkuat Ekosistem Pariwisata Banyuwangi

13/12/2025
Pemerintahan

Terima Sertifikat TORA, Ribuan Warga Desa Temurejo Banyuwangi Gelar Doa Bersama dan Syukuran Masal

13/12/2025
Pemerintahan

Menteri Koperasi dan Bupati Ipuk Teken MoU Percepatan Pengembangan Koperasi Merah Putih

12/12/2025
Show More
Media Indonesia TimesMedia Indonesia Times
Follow US
© 2022 PT. Media Blambangan News | Media Indonesia Times
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?