Seluruh wartawan Media Indonesia Times namanya masuk di Box redaksi Klik Disini Untuk Indormasi dan Hak Jawab Klik Ini.
Accept
Media Indonesia TimesMedia Indonesia TimesMedia Indonesia Times
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Politik
  • Peristiwa
  • Opini
Search
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Ngopi 10.000 Cangkir di Desa Kemiren, Tradisi Using yang Jadi Daya Tarik Wisata Banyuwangi
Share
Sign In
Notification Show More
Media Indonesia TimesMedia Indonesia Times
  • Home
  • Polri
  • TNI
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Olah Raga
  • Politik
  • Peristiwa
  • Opini
Search
  • Home
  • Polri
  • TNI
  • Pemerintahan
  • Hukum Dan Kriminal
  • Olah Raga
  • Umum
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Media Indonesia Times
Media Indonesia Times > Blog > Umum > Ngopi 10.000 Cangkir di Desa Kemiren, Tradisi Using yang Jadi Daya Tarik Wisata Banyuwangi
Umum

Ngopi 10.000 Cangkir di Desa Kemiren, Tradisi Using yang Jadi Daya Tarik Wisata Banyuwangi

Idham Holid
Uploader Idham Holid
Share
4 Min Read

BANYUWANGI- Media Indonesia Times| Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar tradisi tahunan bertajuk Festival Ngopi Sepuluh Ewu (10.000) Cangkir, sebuah ajang kebersamaan yang telah menjadi ikon budaya masyarakat Using. Acara yang digagas oleh Pemerintah Desa Kemiren ini bukan hanya sekadar pesta kopi, tetapi juga bentuk nyata dari upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas Desa Kemiren sebagai desa wisata unggulan berskala nasional dan internasional.

Kepala Desa Kemiren, Mohamad Arifin, menjelaskan bahwa tradisi ngopi massal ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Using.

“Kegiatan ini sudah diselenggarakan setiap tahun. Tujuannya, pertama untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, dan kedua untuk terus membranding Desa Kemiren sebagai desa budaya Using yang kental dengan tradisi minum kopi,” ujarnya.

Menurut Arifin, Festival Ngopi Sepuluh Ewu (10.000) Cangkir bukan hanya tentang minuman kopi, melainkan juga simbol kebersamaan dan persaudaraan.

“Filosofinya sederhana, sak duluran sak cangkir, artinya sekali tuang kopi kita bersaudara. Dari secangkir kopi tumbuh komunikasi, keakraban, dan semangat gotong royong,” tuturnya penuh makna.

Lebih jauh, Arifin menuturkan bahwa semangat pelestarian budaya ini telah berbuah hasil manis. Desa Kemiren kini ditetapkan sebagai Best Tourism Village oleh Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPP).

“Ini sebuah kebanggaan besar bagi kami. Hasil dari kerja keras seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda yang aktif dalam mengembangkan potensi wisata budaya dan UMKM lokal,” katanya dengan rasa syukur.

Festival ini pun menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperkuat perekonomian desa. Banyak warga yang turut berpartisipasi dengan membuka lapak, menyediakan tempat duduk, hingga menyiapkan cangkir-cangkir kopi dari rumah masing-masing.

“Inilah bentuk pemberdayaan masyarakat yang nyata. Semua warga ikut ambil bagian. Selain memperkenalkan budaya, kegiatan ini juga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga,” imbuh Arifin.

Berita Lainnya :  Perkumpulan Wartawan Fast Respon Banyuwangi Sembelih Hewan Kurban, Wujud Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Masyarakat

Arifin juga mengenang awal mula tradisi ngopi massal ini dimulai. Sejak tahun 2013, masyarakat Desa Kemiren telah memperkenalkan tradisi nyangrai kopi secara manual, bahkan kala itu turut dihadiri oleh Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN.

“Dari sanalah semangat membangun produk lokal kopi mulai tumbuh. Kami dibimbing oleh pakar kopi, Ir. Setiawan, yang mengajarkan cara merosting dan mengembangkan cita rasa kopi khas Using,” paparnya.

Dari pembinaan itu, lahirlah brand lokal ‘Kopi Jaranggo’, produk kebanggaan warga Kemiren yang kini dikenal luas di pasaran.

“Kopi ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi desa. Dari semangat sederhana ngopi bareng, muncul gagasan besar untuk mengembangkan UMKM dan pariwisata lokal,” ucapnya.

Demi kelancaran acara, Pemerintah Desa Kemiren juga menyiapkan berbagai alternatif jalur menuju lokasi kegiatan. Pengunjung dari arah utara dapat melalui Bonyolangu, dari selatan lewat Olehsari, dan dari timur melalui jalur kota.

“Memang jalur utama menuju Kemiren tidak ada pintasan langsung. Tapi kami siapkan kantong-kantong parkir dan rute alternatif agar arus lalu lintas tetap lancar,” jelas Arifin.

Selain Festival Ngopi Sepuluh Ewu (10.000) Cangkir, Desa Kemiren juga dikenal dengan berbagai tradisi adat lainnya, seperti Barong Idhul Fitri dan Tumpeng Sewu saat Idul Adha. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi pilar utama pelestarian budaya Using yang terus hidup di tengah modernisasi.

Arifin menegaskan, ke depan pihaknya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan kolaborasi antar-desa wisata lainnya.

“Kami ingin kemasan festival ini terus diperindah, lebih kreatif, dan bisa menarik wisatawan lebih banyak lagi. Karena setiap cangkir kopi yang disajikan, sejatinya adalah undangan bagi siapa pun untuk datang dan merasakan hangatnya persaudaraan masyarakat Kemiren,” pungkasnya.

Berita Lainnya :  Pangdam V/Brawijaya Kawal Langsung Kunker Wapres RI di Banyuwangi

Reza: Jurnalis Media Indonesia Times.

Editor: Redaksi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Berita Sebelumnya Geovano Harumkan Nama Banyuwangi, Raih Juara 3 Nasional Lomba Nyanyi Solo
Berita Baru Update Festival Budaya Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir di Desa Kemiren, Kapolresta Banyuwangi Ajak Warga Jaga Kebersamaan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
11.6kFollowersPin
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow
- Advertisement -
Ad imageAd image

Berita Yang Mungkin Anda Cari :

Umum

Polres Pelabuhan Tanjungperak Cek Kesehatan Gratis Pengemudi Angkutan Umum dan Ojol

13/12/2025
Umum

Kemendukbangga/BKKBN Jatim Perkuat Quick Wins, Kolaborasi Lintas Sektor Didorong untuk Tekan Stunting

13/12/2025
Umum

Pelatih Asal Banyuwangi Pimpin Timnas Kabaddi Putri Indonesia di Thailand 2025

12/12/2025
Umum

Masjid Pemuda Indonesia dan PASMANBAYA Resmi Bersinergi: Dari Surabaya Mengalir Bantuan Terpadu untuk Sumatera dan Aceh

12/12/2025
Show More
Media Indonesia TimesMedia Indonesia Times
Follow US
© 2022 PT. Media Blambangan News | Media Indonesia Times
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?